Hindari 3 Kesalahan Ini Dalam Berjualan Online
Berjualan online merupakan cara yang simple untuk memulai bisnis di era digital. Namun, 87% UMKM yang dikelola oleh ibu rumah tangga berhenti di 3 bulan pertama karena tidak ada hasil. Karena hanya mengandalkan status Whatsapp dan katalog produk tanpa ada ilmu lainnya. Kesalahan Pertama: Langsung Berjualan Tanpa Membangun Trust Orang perlu melihat brand/akun minimal 5-7 kali sebelum percaya dan membeli. Tantangan orang berjualan ialah punya uang, punya kebutuhan, punya urgensitas, dan punya trust. Kamu perlu memperkenalkan siapa diri kamu? Kamu jualan produk apa? Produknya apa saja? serta bagaimana kamu membangun hubungan dengan customer? Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah kamu perlu membangun “Personal Branding” dengan membangun narasi diri. Bisa membuat content membangun cerita alasan berjualan produk kamu serta behind the scene-nya. Kesalahan Kedua: Menjual Semua Produk Sekaligus UMKM yang terlalu lebar target pasarnya, biasanya kehilangan fokus di produk, pelayanan, dan komunikasi. Solusinya dengan tajamkan pasarnya siapa, fokus pada produk yang ditawarkan. Jika memiliki banyak produk, pilih barang yang paling best seller dan pilih yang paling cepat closing. Nanti jika sudah masuk bisa melakukan strategi up selling, cross selling, dan back end. Kesalahan Ketiga: Enggak Paham Pola dan Promosi dan Closing 91% emak-emak jualan online pakai WA sebagai channel utama, tapi hanya 14% yang paham cara closing yang soft selling. Solusinya bisa menggunakan teknik convert selling. Posting story Whatsapp 7-10 postingan di story Whatsapp per hari selama sebulan. Buat postingan soft selling pada story pertama sampai keenam. Misalnya upload resi, upload kegiatan behind the scene membuat produk, keseruan berjualan lalu ditutup dengan postingan Call to Action. Semoga bermanfaat dan kamu bisa terhindar dari kesalahan ini. Source: materi ini adalah resume dari channel YoutubeDewa Eka Prayoga dengan judul 3 KESALAHAN FATAL SAAT MULAI JUALAN Kelas DiGi Bantu Kamu #MelekDigital Konsultasi Gratis
Apa itu Long-Tail Keyword? Definisi, Keuntungan, dan Alat Pendukung
Long-tail keyword adalah frasa pencarian yang terdiri dari tiga kata atau lebih dan bersifat spesifik. Meskipun volume pencariannya lebih rendah dibandingkan dengan kata kunci umum (short-tail keyword), long-tail keyword cenderung menarik audiens yang lebih tersegmentasi dan siap melakukan tindakan tertentu, seperti pembelian atau pendaftaran. Perbedaan utama antara long-tail keyword dan short-tail keyword terletak pada panjang dan spesifisitasnya. Short-tail keyword terdiri dari satu atau dua kata dan mencakup topik yang luas, sehingga persaingannya tinggi. Sebaliknya, long-tail keyword lebih panjang dan spesifik, dengan persaingan yang lebih rendah, memungkinkan pemasar digital menargetkan audiens yang lebih tepat. Dampak Long-Tail Keyword dalam Upaya SEO Website Menggunakan long-tail keyword dalam strategi SEO memiliki beberapa keuntungan: Persaingan Lebih Rendah: Karena lebih spesifik, long-tail keyword memiliki tingkat persaingan yang lebih rendah, memudahkan situs web untuk mencapai peringkat lebih tinggi di hasil pencarian. Tingkat Konversi Lebih Tinggi: Pengguna yang mencari dengan long-tail keyword biasanya memiliki niat yang lebih jelas, sehingga peluang konversi menjadi lebih tinggi. Optimasi Pencarian Suara: Dengan meningkatnya penggunaan pencarian suara, long-tail keyword yang lebih natural dan percakapan menjadi semakin relevan. Tools untuk Menentukan Long-Tail Keyword Berikut beberapa alat yang dapat Anda gunakan untuk menemukan long-tail keyword yang relevan: Google Keyword Planner: Alat gratis dari Google ini memberikan ide kata kunci berdasarkan volume pencarian dan tingkat persaingan. Ahrefs: Menawarkan analisis mendalam tentang kata kunci, termasuk volume pencarian dan tingkat kesulitan. SEMrush: Alat ini memungkinkan Anda untuk menemukan kata kunci dengan tingkat konversi tinggi serta menganalisis kompetitor. AnswerThePublic: Memberikan ide kata kunci berdasarkan pertanyaan yang sering diajukan oleh pengguna, Ubersuggest: Menyediakan data kata kunci, volume pencarian, dan ide terkait long-tail keyword. KeywordTool.io: Membantu menemukan kata kunci panjang berdasarkan pencarian di berbagai platform seperti Google, YouTube, dan Amazon. KelasDigi sebagai Solusi untuk Analisis Long-Tail Keyword dan Bantuan SEO KelasDigi menawarkan layanan analisis long-tail keyword yang komprehensif untuk membantu meningkatkan visibilitas dan peringkat situs web Anda. Dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, KelasDigi dapat: Menganalisis dan Mengidentifikasi Long-Tail Keyword: Menemukan kata kunci spesifik yang relevan dengan target pasar Anda.Optimasi Konten SEO: Membantu dalam pembuatan dan penyesuaian konten agar sesuai dengan long-tail keyword yang ditargetkan.Meningkatkan Pengalaman Pengguna (UX): Memberikan saran untuk meningkatkan navigasi dan kecepatan situs, yang berkontribusi pada peringkat SEO yang lebih baik. Dengan memanfaatkan layanan KelasDigi, Anda dapat mengoptimalkan strategi digital marketing dan SEO Anda, memastikan bahwa situs web Anda menarik audiens yang tepat dan meningkatkan konversi. Segera hubungi KelasDigi untuk solusi SEO yang efektif dan terukur. Kelas DiGi Bantu Kamu #MelekDigital Konsultasi Gratis